Mengenal Lebih Dekat

Menanam Harapan, Tumbuh Bersama Teknologi

Paper Grow adalah pelopor alat peraga pendidikan ramah lingkungan di Indonesia yang menjembatani konservasi alam fisik dan pembelajaran visual imersif.

Arah Strategis

Visi Kami

"Memimpin ekosistem pendidikan berkelanjutan Indonesia melalui Paper Grow, alat pendidikan inovatif yang mengintegrasikan daur ulang kertas bekas, pendidikan teknologi Augmented Reality (AR), dan konservasi lingkungan, serta berkontribusi pada pencapaian SDGs."

📍 Berbasis di Kampus UKSW Salatiga
Langkah Nyata

Misi Operasional

01

Ekonomi Sirkular: Mendaur ulang kertas bekas sekolah/rumah menjadi produk kertas benih bernilai tinggi (SDG 12).

02

Edukasi Imersif: Menyediakan barcode AR terintegrasi teknologi visualisasi cerdas untuk siswa SD (SDG 4).

03

Responsbilitas Dini: Memupuk rasa tanggung jawab ekologis anak pada ekosistem lewat praktik langsung (SDG 15).

04

Jaringan Inklusif: Berkolaborasi dengan instansi, LSM lingkungan, dan komunitas demi pemerataan alat peraga (SDG 17).

Diferensiasi Hijau & Edutech Paper Grow © 2026
5%

Alokasi Laba Tahunan

Disalurkan langsung untuk program restorasi hutan nasional dan pendanaan modul pendidikan lingkungan hidup gratis.

100%

Bahan Organik & Lokal

Memanfaatkan pasokan kertas sisa administrasi kampus UKSW Salatiga serta bibit pangan dari produsen tani lokal.

0+

Mesin Industri Berat

Proses formulasi dibuat dengan efisiensi tinggi tanpa mesin berat rumit, mendukung manufaktur sirkular ramah emisi.

Jejak Hijau Nusantara

Satu Langkah Kecil,
Satu Harapan Besar.

Pusat Operasional

Salatiga, Jawa Tengah

Tumbuh dari
Jantung Jawa Tengah

Perjalanan inovasi Paper Grow bermula dari Salatiga. Fokus utama kami saat ini adalah memberdayakan ekosistem pendidikan dasar (SD) di sekitar wilayah Salatiga dan kampus UKSW.

Hadirkan Paper Grow di Kotamu!

Ajukan demo gratis untuk sekolah/instansi Anda hari ini.

Inovator Di Balik Layar

Kenali Para Founder

Sinergi mahasiswa Informatika Engineering Universitas Kristen Satya Wacana dalam mewujudkan media pembelajaran hijau abad ke-21.

Setyo Budi Nugroho

Setyo Budi Nugroho

Chief Executive Officer (CEO)

Mahasiswa Informatika UKSW yang fokus pada arah strategis bisnis, integrasi teknologi, dan keberlanjutan inovasi produk.

Vyrla Juniati

Vyrla Juniati

Chief Operating & Marketing Officer

Bertanggung jawab atas efisiensi manajemen produksi, rantai pasok kualitas kertas benih, serta kemitraan strategis dengan sekolah.

Foto
Kornelius

Kornelius Candra Kurniawan

Chief Technology Officer (CTO)

Mengembangkan, mengelola, dan mengintegrasikan konten visual edukasi 3D & Augmented Reality interaktif.